Wakil Bupati Kepulauan Meranti Buka Pelatihan Manasik Haji Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2018

Meranti, (puterariau.com)

Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim membuka secara resmi kegiatan pelatihan manasik haji Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 1439 H/2018.  Pembukaan kegiatan dalam rangka memberikan pengetahuan dan melatih fisik calon jemaah haji Meranti itu dipusatkan di Aula Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, Kamis malam (12/7/2018).
Hadir dalam kesemlatan itu Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Fauzy Hasan, Kakan Kemenag Meranti H. Darwison MAg, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rizki Hidayat SIP, Kepala Badan Penanaman Modal Drs. Revirianto, Kabag Kesra Sekdakab. Meranti Husni Gamal, Camat Tebing Tinggi Helfandi SE MSi, Ketua MUI H. Mustafa dan calon jemaah haji.
Pada kesempatan itu disampaikan Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan bagi calon jemaah haji Meranti. Agar ibadah yang dilaksanakan baik rukun maupun wajib haji dapat berjalan dengan khusuk dan sempurna. Mulai dari keberangkatan yang direncanakan tanggal 4 Agustus 2018 hingga kembali dari tanah suci.
Bentuk pelayanan yang diberikan Pemkab. Meranti, seperti diakui oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti, Darwison MAg, cukup luar biasa melebihi dari apa yang diberikan oleh Kabupaten Kota lainnya. 
“Saya melihat dari tahun ketahun pelayanan yang diberikan oleh Kabupaten Meranti terus meningkat, seridaknya ada 10 kebijakan yang ditambah dan ini melebihi dari pelayanan yang diberikan oleh Kabupaten Kota lainnya,” aku Darwison.
Pelayanan yang diberikan Pemda Meranti kepada calon jemaah hajinya mulai dari meliputi bimbingan kepada calon jemaah, mengratiskan biaya domestik 100 persen dimana Kabupaten Kota lainnya memungut biaya, menanggung pemeriksaan kesehatan tahap kedua, selai itu juga menanggung biaya transportasi dari pelabuhan ke Embarkasi.
Tak banyak yang disampaikan oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim kepada para calon jemaah haji Meranti yang berjumlah 81 orang, dengan rincian 2 pegugas pendamping dan 79 orang calon jemaah yang berasal dari 9 Kecamatan. Ia hanya berpesan untuk menggunakan kesempatan yang diberikan Allah itu sebaik baiknya.
“terima saja apa yang diberikan dan didapat ditanah suci, yang terpenting laksanakan ibadah dengan baik semoga Allah memberikan kemudahan,” ujarnya.
Selain itu ia meminta seluruh calon jemaah haji Meranti yang tergabung dalam Kloter 17 bersama Kabupaten Pelalawan dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan dengan calon jemaah haji lainnya, salin bantu membantu dalam kesusahan dan kesempitan.
Dan terakhir ia meminta, agar semua calon jemaah haji Meranti untuk mengikuti pelatihan Manasik Haji dengan baik sehingga dapat menjadi bekal ilmu bermanfaat saat menjalankan kbadah haji ditanah suci.
“Ikuti pelatihan manasik haji dengan baik sebagai bekal Ilmu ditanah suci, dan demi kelancaran perbanyak doa dan ikhlaskan hati,” pungkasnya.
Adapun tujuan dari Pelatihan Manasik Haji itu sendiri, seperti disampaikan oleh panitia penyelenggara Bagian Kesra Sekdakab. Meranti, Hardian,  yakni untuk memberikan pengetahuan tentang tujuan asensi Ibadah Haji sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar serta mampu mengatasi kondisi cuaca di tanah suci.
“Tujuan dari pelatihan manasik haji ini untuk meningjatkan kemampuan calon jemaah haji agar lebih mandiri dan disiplin, memahami secara sempurna ilmu dan tahapan pelaksanaan ibadah, menyiapkan fisik dalam menjalankan ibadah haji, memupuk ukuah Ilmaiah antar jemaah Haji Meranti,” ujar Hardian.
Terakhir Kakan Kemenag Meranti, Darwison MAg berpesan untuk dapat diberangkatkan haji calon jemaah haji yang baik harus memenuhi syarat yaitu harus Istitoah dana atau berkemampuan, Istitoah Fisik dan Kesehatan, Istitoah memiliki Ilmu. Dan calon jemaah haji yang tidak memiliki sertifikat Istitoah tidak bisa diberangkatkan.
“Semoga Calon Jemaah Haji Meranti menjadi jemaah haji yang mandiri dan pulang menjadi Haji yang Mambrur,” ucapnya mengakhiri. (Agus/hms)