Wajahnya Ditendang AKBP M Yusuf, Begini Pengakuan Desy

POJOKSATU.id, BANGKA – Desy (42) menjalani sidang kasus pencurian di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (13/7/2018).

Warga asal di Kelurahan Cipayung, Depok, Jawa Barat itu disidang hanya dua hari setelah kedapatan mencuri di minimarkat milik AKBP M Yusuf di Kota Pangkalpinang, Rabu (11/7).

Desy dan temannya Atmi (41) serta anak Desy berinisial AR (14) kendapatan mengambil beberapa barang di minimarket milik AKBP Yusuf. Di antaranya 2 kotak susu Chil Kid, 1 kotak susu BMT, dan 4 bungkus mie gelas.

Selain itu, Desy juga mencuri 1 kotak susu càir frisian flag, 1 botol susu Hilo dan 1 buah selendang hijau biru dg motif bunga bunga.

Desy mengaku ke Pangkalpinang untuk mencari kerja yang layak. Namun sesampainya di sana, dia justru disuruh mencuri di minimarket.

“Di Bangka baru dua hari, besoknya disuruh ke minimarket ngambil barang, susu,” ucap Desy.

Sebelum ke Bangka Belitung, Desy sempat bekerja di Jakarta sebagai buruh cuci baju. Ia kemudian meminta pekerjaan kepada temannya.

AKBP Yusuf tendang ibu di minimarket (kiri). Pencuri diperiksa polisi (kanan)

AKBP Yusuf tendang ibu di minimarket (kiri). Pencuri diperiksa polisi (kanan)

Desy mengatakan, dia sempat menolak ketika disuruh mencuri oleh teman prianya. Namun dia meyakinkan Desy bahwa tidak akan terjadi apa-apa.

Desy lantas menceritakan pemukulan yang dilakukan oleh AKBP M Yusuf kepadanya. Ia menceritakan bahwa dia dipukul dan ditendang menggunakan tangan dan sandal di bagian mata kanan dan kiri hingga lebam.

BACA: Kronologi AKBP Yusuf Tendang Wajah Ibu Pencuri di Minimarket

Wajahnya juga sempat ditendang oleh AKBP M Yusuf, seperti yang terlihat dalam video. Akibat pemukulan itu, Desy mengalami memar dan luka di bagian wajah.

“Anak saya dipukul di bibir sama di pipi, nangis pas dipukul. Soalnya, dia kelas VI SD,” tandas Desy.

(one/pojoksatu)