UEFA Akan Seret Liverpool dan Pep Guardiola ke Meja Persidangan

POJOKSATU.id, NYON – Badan sepak bola Eropa UEFA telah melayangkan tuntutan kepada Liverpool dan manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Liverpool di dakwa atas insiden pelemparan bus para pemain dan offisial Manchester City dalam perjalanan ke Anfield.

Sedangkan Guardiola didakwa atas protes kerasnya terhadap wasit di leg kedua babak perempat final Liga Champions di Etihad Stadium.

Dilansir BBC Sport, Guardiola yang diusir dari lapangan oleh wasit setelah melakukan protes keras dituduh melakukan perilaku yang tidak benar.

Pihak UEFA sendiri akan mulai menggelar dua perkara tersebut pada 31 Mei, dan keduanya terancam mendapat sanksi atas tindakannya masing-masing.

Terkait tuduhan kepada Guardiola sendiri, UEFA merujuk pada aturan kedisliplinan pasal 69 yang menyatakan, setiap manajer atau pelatih yang dikirim tidak dapat berkomunikasi “secara langsung atau tidak langsung dengan pemain tim dan  atau staf teknis selama pertandingan”.

Bus rombongan pemain Manchester City dilempari botol dan suar oleh fans Liverpool di Anfield (metro.co.uk)

Bus rombongan pemain Manchester City dilempari botol dan suar oleh fans Liverpool di Anfield (metro.co.uk)

Namun, Guardiola merangsek ke lapangan untuk memprotes keputusan wasit Lahoz menyusul gol Leroy Sane yang dianulir karena sudah terperangkap offside meskipun tayangan ulang menunjukkan gelandang Liverpool James Milner mendapat sentuhan terakhir melalui ke pemain sayap City tersebut.

Sedangkan terkait kasus yang menjerat Liverpool, The Reds akan menghadapi empat dakwaan atas penyalaan suar, melempar benda-benda, tindakan kerusakan dan gangguan kerumunan setelah bus tim City diserang di Anfield sebelum leg pertama pada 5 April.

Liverpool sendiri akhirnya sukses melanjutkan kiprah mereka di Liga Champions usai menumbangkan Man City di dua leg dengan skor agregat 5-1.

(qur/pojoksatu)