Tragis Nasib AKBP Yusuf, Tangkap Pencuri Malah Dicopot, Sanksi Lain Menanti

POJOKSATU.id, BABEL – Nasib AKBP Yusuf benar-benar tragis. Gara-gara menangkap tiga pencuri dan memukulnya, ia harus dicopot dari jabatannya sebagai Kasubdit Pamovit Polda Bangka Belitung.

Tak hanya itu, AKBP Yusuf juga ditangkap dan diperiksa Propam Mabes Polri. Sanksi lain pun menanti perwira polisi dengan pangkat 2 melati di pundak ini.

Pemilik minimarket Api Mart itu dianggap mencederai program Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) yang dibangun Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Pol Syahardiantono menjelaskan bahwa upaya perbaikan kultur telah dilakukan maksimal oleh Polri.

“Dari awal sudah dilakukan upaya perbaikan kultur. Upaya polri sudah maksimal,” katanya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/7).

Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan memberikan hukuman setimpal terhadap perbuatan AKBP M Yusuf.

“Intinya sikap personel oknum ini yang tidak bisa ditolelir,” jelas Kombes Pol Syahardiantono.

BACA: Desy Cuma Dihukum 1 Bulan Penjara, AKBP Yusuf Dibully dan Dinonjobkan

Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (Divpropam) kini tengah mendalami dugaan beban tugas dan masalah rumah tangga sebagai penyebab atau latar belakang hingga AKBP Yusuf tega menendang dan memukuli ibu-ibu yang telah meminta maaf itu.

“Ini masih dalam rangka pemeriksaan. TR (Telegram) sudah keluar dalam rangka pemeriksaan tentunya akan didalami proses pemeriksaan di Propam,” ujarnya.

Sementara itu, Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Pol Martuani Sormin belum dapat memastikan sanksi apa yang bakal dijatuhkan kepada AKBP Yusuf, lantaran yang bersangkutan saat ini tengah diperiksa oleh Penagaman Internal (Paminal).

“Kita periksa dulu, baru kita putuskan sanksinya,” kata Martuani kepada Kantor Berita Politik RMOL, beberapa saat lalu.

(ian/rmol/pojoksatu)