Tembus Pasar Luar Negeri, UMKM Manfaatkan Platform Online

POJOKSATU.id, SURABAYA – Perluas pasar hingga ke luar negeri, UMKM di Jawa Timur memanfaatkan platform online.

Hingga kini, baru ada 20 persen UMKM Jatim yang memanfaatkan platform online untuk menjual produknya.

Dalam pemanfaatan platform jual beli online, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Jawa Timur (Jatim) menginisiatori Jatim ISO dan Cooperative Trading House (CTH).

Kepala Dinas KUKM Jatim Mas Purnomo Hadi menyatakan, Jatim ISO adalah program yang bakal menjadi wadah para pelaku UMKM untuk bertransformasi jadi e-commerce.

Sementara itu, CTH adalah lembaga yang didirikan untuk membantu para pelaku usaha memasarkan produk ke luar negeri.

Tahun ini, Jatim sudah mengekspor kopi ke Melbourne dan mebel ke Prancis.

Lewat Jatim ISO, Purnomo ingin produk-produk Jatim yang sudah mendunia bisa dipasarkan secara online agar bisa ekspansi ke negara lain.

Menurut dia, banyak produk Jatim yang siap diekspor. Apalagi, kebanyakan produknya sudah melalui sertifikasi.

“Masalahnya sekarang, ada di kemasan. Kemasan kami belum bisa bersaing sehingga butuh pelatihan dan edukasi lagi karena penjualan online juga bergantung pada kemasan,” kata Purnomo.

Lewat program Jatim ISO, Purnomo menargetkan 50 persen dari 6,8 juta UMKM di Jatim bisa melakukan ekspor.

Saat ini, sudah ada 30 ribu produk yang sudah diekspor ke negara-negara Asia maupun Eropa.

“Kami juga menargetkan seluruh UMKM bisa memanfaatkan e-commerce lima tahun ke depan,” ungkap Purnomo.

(pus/c20/sof/pojoksatu)