Sandiaga Uno Sudah Frustasi, Gak Bisa Bangun Opini Berbasis Data

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pernyataan Sandiaga Uno yang menyebut data Badan Pusat Statistik (BPS) dikendalikan pemerintah direpos keras Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pernyataan itu, memberikan gambaran bahwa saat ini cawapres Prabowo Subianto itu tengah frustasi.

Penyebabnya, karena sudah kebingungan meramu isu untuk dilempar menjadi opisi yang berbasis data.

Bawaslu Mau Usut Tuntas Mahar Politik Sandiaga Uno Lagi, tapi Pakai Syarat

Demikian disampaikan Jurubicara PSI, Dedek Prayudi, kepada JPNN.com (grup pojoksatu.id) Jumat (31/8/2018).

Karena itu, pihaknya mengecam pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Kami menilai statement Pak Sandi sangat destruktif dan berpotensi membawa peradaban demokrasi kita kepada peradaban demokrasi primitif,” tegas Dedek.

Air Zamzam #2019GantiPresiden, Orientasinya Kekuasaan dan Dunia Mulu

Politisi muda dengan sapaan akrab Uki ini menilai, ada upaya Sandi untuk membangun ketidakpercayaan publik pada data BPS.

Sandiaga Uno

Sandiaga Uno

Sekaligus untuk merendahkan kapasitas para pekerja BPS yang telah bekerja keras mengumpulkan data.

Uki menjelaskan, BPS dalam prosesnya selalu menggunakan metode ilmiah dalam mengambil setiap data di lapangan.

Air Zamzam #2019GantiPresiden, Gerindra Punya Petunjuk Pelakunya

Karenanya, tingkat akurasinya pun dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah pula.

“BPS adalah salah satu NSO (National Statistical Office) paling kredibel dimata internasional, bahkan kerap dijadikan NSO tujuan studi banding NSO negara lain,” jelas dia.

Air Zamzam #2019GantiPresiden, Gerindra: Ganggu Ibadah, Bikin Nama Indonesia Jelek

Mantan peneliti kebijakan di United Nations Population Fund ini meyakini motif Sandiaga melontarkan tudingan tersebut murni politis.