Ratusan Wanita Cantik Siap Tempur di BSD Tangerang

POJOKSATU.id, TANGERANG – Sedikitnya 520 pecinta game dan costum pemain (cosplay) meramaikan kegiatan kompetisi games di acara DigiPlay 2018 di The Breeze BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu (14/4/2018). Salah satu turnamen yang paling booming saat ini, yaitu Mobile Legend.

Kompetisi yang dimeriahkan ratusan peserta dari belasan komunitas games lokal ini akan bertarung untuk menunjukan penampilan terbaiknya di sejumlah kategori. Mereka berjuang memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah.

Salah satu peserta, Rifky (18) mengaku optimis dapat masuk ke babak final dalam kompetisi DigiPlay Mobile Legend ini. Sejumlah kiat dan strategi jitu, telah disiapkan untuk memperebutkan juara.

“Setiap hari latihan 5 jam. Kalau tahun lalu dapat juara 4. Tapi sekarang harus bisa juara pertama dong. Lumayan juga hadiahnya Rp 20 juta,” ujar pelajar SMA dari Gading Serpong itu.

Dalam ajang Digi Play 2018 ini, tak hanya Mobile Legends, pecinta cosplay juga melombakan kreativitasnya untuk menjadi pemenang dalam acara tersebut.

Seperti Kiryu (24) mahasiswa asal Jakarta itu memilih serta menunjukan kostum tebaiknya untuk berubah sebagai karakter yang ada di Game Dota II, yaitu Litch King.

“Iya memang sudah sering ikut kejuaraan Cosplay di berbagai daerah. Terakhir mendapat juara Runner Up saat Indonesia Comic Con 2017,” katanya.

Suasana di arena kompetisi game di BSD Tangerang. (Rian/pojoksatu)

Suasana di arena kompetisi game di BSD Tangerang. (Rian/pojoksatu)

Sementara Ketua Panitia DigiPlay 2018, Panji Himawan menerangkan, kompetisi bidang ekonomi kreatif ini dibagi ke dalam tiga katgori. Dengan kategori lomba Mobile Legends, Cosplayer, dan Trading Card Games.

“Kegiatan ini mengundang komunitas kreatif di Indonesia untuk bersama-sama merasakan kesenangan menjadi bagian dari tumbuhnya ekonomi kreatif di Tanah air,” tuturnya.

Dengan acara ini, diharapkan juga dapat memperkenalkan Budaya Pop (Pop Culture) dan Industri Kreatif pada bidang E-Sport.

“DigiPlay itu selain menjadi wadah para komunitas, diharapan juga dapat menigkatkan Industri Kreatif pada bidang E-Sport, agar dapat semakin berkembang,” harapnya.

(rian/pojoksatu)