PSMS Terpuruk, Nasib Djanur di Ujung Tanduk

POJOKSATU.id, MEDAN – PSMS Medan memberikan sinyal segera mendepak sang pelatih, Djajang Nurjaman alias Djanur menyusul kekalahan tim dari Persipura Jayapura pada lanjutan Go-Jek Liga 1.

Akibat hasil minor tersebut, tim berjuluk Ayam Kinantan itu pun kini terdampar di dasar klasemen dengan 5 kemenangan dan sepuluh kali menelan kekalahan.

Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja mengemukakan, pihak manajemen segera menggelar rapat untuk menentukan masa depan sang pelatih.

Dikemukakan dia, ada opsi untuk memutus kontrak Djanur usai hasil buruk timnya terutama empat kekalahan beruntun yang berujung pada posisi PSMS di papan klasemen Go-Jek Liga 1.

“Kami mengadakan rapat untuk membahas evaluasi terhadap status Djanur dan beberapa pemain. Bisa dibilang peluang Djanur bersama PSMS ke depan sangat tipis,” tutur Julius seperti dikutip dari Goal.

Pihak manajemen PSMS Medan sendiri dikabarkan sudah menyiapkan tiga calon pelatih sebagai suksesor mantan arsitek Persib Bandung itu.

Dijelaskan Julius, selain faktor performa pihaknya tak menampik jika ada perbedaan pendapat antara manajemen dan tim pelatih.

Saat ini Djanur juga sudah mencoba merekomendasikan beberapa nama pilihannya. Termasuk Makan Konate, namun belum disikapi manajemen.

“Ya memang saat ini ada beberapa nama yang dimintanya untuk putaran kedua. Tapi kami mau lihat dulu. Tidak bisa langsung (dikontrak) seperti saat putaran pertama. Kami akui kondisi PSMS saat ini sedang SOS. Tapi kami terus berbenah,” ungkapnya.

(qur/pojoksatu)