Presiden Jokowi Ucapkan Selamat pada Prabowo Subianto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan final cabor Pencak Silat hari ke-11 Asian Games 2018 di Padepokan Silat, TMII Jakarta, Rabu (29/8/2018) diwarnai momen istimewa.

Momen yang bisa dibilang spesial itu adalah saat Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto berpelukan dengan pesilat Hanifan Yudani Kusuma yang baru saja mempersembahkan medali emas.

Betapa tidak, Jokowi ada Prabowo ada capres yang akan bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Selain Jokowi dan Prabowo, pertandingan final Pencak Silat itu juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara lainnya, termasuk Wapres Jusuf Kalla dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Prabowo sendiri hadir di sana dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PB IPSI untuk memberikan dukungan langsung pada para atletnya.

Dikesempatan itu, Jokowi pun tak sungkan menyampaikan selamat kepada Prabowo selaku Ketua IPSi yang mampu mengantarkan para atletnya berprestasi gemilang di Asian Games edisi ke-18 itu.

“Selamat kepada teman baik saya, sahabat saya, Pak Prabowo Subianto selaku Ketua IPSI sekaligus mengomandani pencak silat dan sukses di Asian Games,” tutur Jokowi seperti dikutip dari Antaranews.

Sebagai informasi, Pencak Silat sukses menyabet 14 medali emas dari 16 nomor dan kelas yang dipertandingan, termasuk sumbangan satu medali perunggu.

Dikatakan Jokowi, dominasi medali emas di olahraga asli Indonesia itu juga tidak lepas dari doa dan dukungan rakyat Indonesia.

“Total 30 medali emas sampai hari ini dan semuanya untul Tanah Air,” kata mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara Prabowo sendiri mengaku bangga bisa berperan untuk bangsa dan negara melalui prestasi medali emas yang disumbangkan dari pencak silat.

“Atas nama bangsa Indonesia, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan mendoakan atlet-atlet Indonesia, khususnya pencak silat,” katanya.

Prabowo juga mengaku bangga atas kehadiran Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, Presiden Ke-5 Megawati serta pejabat negara lainnya yang menyaksikan langsung perjuangan pesilat Indonesia.

(qur/pojoksatu)