Penuhi Kebutuhan Listrik Warga, Menteri Jonan Targetkan 2 Tahun

Beritating Penuhi Kebutuhan Listrik Warga, Menteri Jonan Targetkan 2 Tahun ditampilkan lebih awal di Pojok Satu. | by Pojok Satu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menargetkan akan memenuhi kebutuhan listrik dalam waktu dua tahun.

Diketahui, sejumlah desa di Indonesia masih belum teraliri listrik. Hal itu tentu sangat mengganggu karena menghambat aktifitas perekonomian mereka saat matahari telah terbenam.

Menteri Jonan mengatakan, pemerintah terus bekerja keras agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati aliran listrik.

Ia membeberkan, saat ini masih terdapat 2.500 desa masih belum teraliri listrik dan 10 ribu desa kapasitas listriknya masih minim.

“Kita coba dua tahun ini bisa selesai, paling kurang ada lampunya lah, ada penerangannya, dan ada 10.000 desa yang listriknya belum cukup. Kita sudah dorong, PLN untuk bisa memenuhi,” katanya.

Lanjut Jonan, pemerintah juga terus berusaha menyediakan listrik dengan tarif yang terjangkau.

Berbagai cara coba dilakukan pemerintah, salah satunya melalui pengembangan energi listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Arahan Bapak Presiden kan tiga, satu yang 35 ribu MW, kedua yang 2.500 desa, satu lagi harganya harus terjangkau,” kata dia.

Mantan Menteri Perhubungan ini berjanji akan mati-matian mengejar target bauran energi sebesar 23 persen pada 2025 mendatang. Harapannya, tercapainya bauran tersebut akan membuat masyarakat dapat menikmati listrik secara merata dengan harga yang terjangkau.

“Kalau sampai hari ini itu bauran energinya itu kurang lebih 12 persen, kita akan usaha maksimal 23 persen di 2025, kita akan berusaha mati-matian itu bisa capai 23 persen tapi dengan harga yang terjangkau,” tandasnya.

(cr4/JPC/pojoksatu)

Beritating Penuhi Kebutuhan Listrik Warga, Menteri Jonan Targetkan 2 Tahun ditampilkan lebih awal di Pojok Satu.