OTT KPK di Banjarmasin Diduga Terkait Penyertaan Modal PDAM Rp1 Triliun, Janggal Sejak Awal

Beritating OTT KPK di Banjarmasin Diduga Terkait Penyertaan Modal PDAM Rp1 Triliun, Janggal Sejak Awal ditampilkan lebih awal di Pojok Satu. | by Pojok Satu

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Usai melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Batubara, OTT KPK kini menyasar Kota Banjarmasin, Kalimanatan Selatan, Kamis (14/9).

Dalam operasi senyap tersebut, ada lima orang yang ditangkap beserta barang bukti dengan dua diantaranya adalah pejabat daerah.

Berdasarkan informasi, diduga kedua oknum tersebut adalah Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Rusmali dan Direktur PDAM Bandarmasih, Muslih.

Usai penangkapan tersebut, KPK langsung menggeledah ruangan kerja Ketua DPRD Kota Banjarmasin di lantai dua yang selanjutnya dilakukan penyegelan sekitar pukul 01.30 wita.

Setelah Batubara, OTT KPK Sasar Kota Banjarmasin, Lima Orang Ditangkap

OTT KPK di Kota Banjarmasin, Dirut PDAM dan Anggota DPRD Ditangkap

Diduga, penyegelan tersebut dilakukan terkait penangkapan Iwan dan Muslih.

Dugaan kuat lainnya, penangkapan tersebut dilakukan terkait pengesahan raperda penyertaan modal untuk PDAM Kota Banjarmasin senilai Rp1 triliun.

Sebab, Kamis (14/9) siang kemarin, raperda tersebut baru saja disahkan oleh DPRD Kota Banjarmasin.

Nah, pengesahan raperda penyertaan modal itu sendiri terbilang cukup patas. Pasalnya, pansus baru saja melakukan kunjungan kerja pekan lalu.

Beritating OTT KPK di Banjarmasin Diduga Terkait Penyertaan Modal PDAM Rp1 Triliun, Janggal Sejak Awal ditampilkan lebih awal di Pojok Satu.