Nurdin Abdullah Janji Majukan Pariwisata Bulukumba

POJOKSULSEL.com, BULUKUMBA – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berkunjung ke Pantai Mandala Ria, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (14/9/2018).

Desa itu merupakan lokasi pusat pembuatan kapal phinisi.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Lembanna, Hasan Denge mewakili warga mengucapkan terima kasih atas kedatangan gubernur yang baru terpilih ini.

Ia menuturkan, daerah tersebut juga merupakan objek wisata yang mirip dengan Tanjung Bira, namun belum terekspos dengan baik.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Profesor, Pak Gubernur, Desa Ara dan Desa Lembanna dulunya satu. Atas kedatangan sebagai kunjungan pertama, kami mengucapkan terima kasih,” kata Hasan.

Hasan menjelaskan nama Pantai Mandala Ria ini berasal dari pemberian nama yang diberikan oleh kepala desa waktu itu, Mustari, berdasarkan peristiwa pembebasan Irian Barat pada tahun 1962.

Pada saat itu, Jendral Mandala di desa tersebut diminta untuk dibuat 20 kapal dalam 20 hari.

Hasan juga meminta agar di desa mereka dibuatkan akses jalan, karena objek wisata ini juga berdekatan dengan objek wisata lainnya, Pantai Apparalang.

“Mudah-mudahan dibuat akses jalan dari Pantai Mandala Ria ke Apparalang karena jaraknya hanya 1,5 Km,” ujarnya.

Permintaan ini pun langsung direspon oleh Nurdin Abdullah. Dua hari kemudian akan langsung ditindaklanjuti dengan dilakukan pengukuran, dan rencana penyelesaian pada tahun 2019.

“Hari Senin Kadis PU saya langsung suruh datang. Kita tunjukin saja dari mana sampai mana, 2019 kita selesaikan,” kata Nurdin Abdullah.

Hal ini sebagai bentuk dukungan untuk pengembangan pariwisata di Sulsel, khususnya di daerah Kabupaten Bulukumba.

Sebab, jika dibandingkan dengan Bali, kunjungan wisatawan yang ke Sulsel jumlahnya jauh lebih sedikit.

Wisatawan ke Bali 4,5 juta, sedangkan Sulsel hanya 0,4 persen dari jumlah tersebut.

“Ini karena ke Bali, semuanya kemana-mana mudah, makanya Bulukumba harus diperjuangkan,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini Nurdin didampingi oleh sang istri Liestyati F. Nurdin, Bupati Bulukumba A.M Sukri Sappewali, serta pelaksana tugas Bupati Bantaeng Ashari F. Radjamilo.

(muh aliyafid/pojoksulsel)