Mengkonsumsi Genjer ternyata Bisa Mengurangi Resiko Penyakit Kanker Dan Jantung, Berikut Cara Mengolahnya

Genjer (limnocharis flava) merupakan salah satu jenis tumbuhan rawa yang banyak ditemukan diarea persawahan atau perairan dangkal seperti sungai atau kali. Tumbuhan ini seringkali dianggap sebagai tanaman hama karena khasiatnya yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh manusia.


Banyak nama lain yang biasa digunakan untuk menyebut genjer. Dibeberapa daerah indonesia, misalnya, orang kerap memakan genjer dengan sebutan paku rawan meskipun penanaman tersebut sebenarnya tidak tepat karena genjer bukan merupakan anggota tumbuhan paku.

Selain itu, tanaman genjer juga dikenal sebutan haleyo (Batak), eceng (Melayu), saber (Sunda), juga centongan (Jawa). Di luar negeri, genjer disebut dengan nama limnocharis, sawah-flower rush, sawah lettuce, velvetleaf, yellow bur-head, atau cebolla de chucho.

Manfaat:

Meskipun sering dianggap remeh dan mendapat predikat sebagai “sayur orang miskin”, namun genjer ternyata mengandung cukup banyak unsur gizi yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti kalori, vitamin B1, lemak, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, kardenolin, flavonoida, dan polifenol.

Genjer juga merupakan salah satu jenis tanaman yang kaya akan serat. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika genjer berguna bagi tubuh manusia selain bisa diolah sebagai bahan sayuran untuk menghasilkan masakan yang lezat.

Manfaat genjer bagi kesehatan antara lain, untuk memperlancar saluran pencernaan, menambah nafsu makan, meremajakan sel-sel tubuh, menghasilkan cadangan energi, memperkuat tulang, mencegah kanker kolon, mencegah sembelit, serta dapat mengurangi resiko penyakit kanker dan jantung.

Olahan

Genjer adalah jenis tanaman yang selalu tumbuh di sepanjang tahun. Itulah sebabnya, genjer sangat mudah ditemukan dan sering dimasak untuk konsumsi sehari-hari. Salah satu hasil olahannya adalah Tumis Sayur Genjer. Berikut ini cara membuatnya:

Tumis Sayur Genjer

Bahan dan Bumbu:

  • 200 gram genjer dipotong-potong
  • 5 butir bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 2 lembar daun salam
  • 2 sendok makan ebi, seduh, memarkan, dan sangrai
  • 3 buah cabai merah, potong-potong
  • 3/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 2 buah tomat, potong-potong
  • 50 cc air
  • 1/2 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Membuat:

  1. Panas kan minyak untuk menumis.
  2. Tumis bawang merah, bawang putih, daun salam, tomat, dan cabai merah. Aduk merata hingga harum.
  3. Kemudian masukkan ebi yang telah disangrai dan aduk lagi hingga merata
  4. Masukkan genjer, garam, gula pasir, dan kecap manis. Aduk hingga genjer layu.
  5. Setelah itu, tuang air dan biarkan hingga meresap.
  6. Angkat dan genjer siap disajikan dengan nasi putih hangat.