Hari ke-9 Asian Games 2018, Indonesia Catat Sejarah untuk 6 Cabor Ini

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Perhelatan even olahraga terbesar Asia, Asian Games 2018 sudah berlangsung sembilan hari. Indonesia sebagai tuan rumah sejauh ini bisa dikatakan sukses, bukan hanya dari sisi penyelenggara, tapi juga prestasi.

Bayangkan, kontingen Indonesia mampu bertahan di posisi kelima klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018 dengan 51 medali. Rinciannya 13 emas, 13 perak dan 25 perunggu (update Senin pagi).

Dan yang lebih membanggakan, sampai Senin (28/8/2018) ini, tercatat ada enam cabang olahraga yang mencatat sejarah dengan menyumbang emas pertama bagi Indonesia sepanjang sejarah Asian Games.

Indonesia Raih Emas ke-14, Lagi-lagi dari Cabor Pencak Silat

Keenam cabor itu antara lain Taekwondo, balap sepeda gunung, angkat berat, paralayang, panjat dinding dan pencak silat.

Atlet Taekwondo, Defia Rosmaniar yang turun di nomor Poomsae Tunggal Putri mempersembahkan medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2018.

Defia Rosmaniar, peraih medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2018 (afp)

Defia Rosmaniar, peraih medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2018 (afp)

Cabang Paralayang juga mencuri perhatian di Asian Games edisi ke-18 ini. Indonesia berhasil meraih emas pertama di cabor tersebut sepanjang sejarah, di nomor akurasi tim beregu putra.

Bahkan Paralayang kemudian menyumbang dua emas lewat Jafro Megawanto yang turun di nomor akurasi tunggal putra.

Puspa Arumsari Sumbang Medali Emas Pertama dari Pencak Silat

Balap sepeda gunung meraih emas pertama untuk Indonesia sepanjang sejarah lewat Tiara Andini Prastika di nomor Donwhill putri, kemudian downhill putra atas nama Khoiful Mukhib juga meraih emas.

tiara andini prastika, downhill putri, asian games 2018

Tiara Andini Prastika mempersembahkan medali emas dari nomor Downhill Putri Asian Games 2018. (Badmintontalk)

Sementara dari panjat dinding, emas pertama dipersembahkan Aries Susanti Rahayu.

Selanjutnya, dari cabang angkat berat, sukses Eko Yuli Irawan menyabet emas di kelas 62 Kg putra mencatat sejarah sebagai medali emas pertama Indonesia dari angkat berat.

tuah jokowi, final bulutangkis putra, asian games 2018

Presiden RI, Joko Widodo berfoto bersama lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan yang meraih medali emas di kelas 62 kg putra. (Twitter Jokowi)

Perolehan Medali Asian Games 208 Terbaru: Cina Melesat, Indonesia dan Iran Bersaing Ketat

Dan pagi ini, Puspa Arumsari mencatatkan namanya dalam buku sejarah olahraga Indonesia, sebagai pesilat pertama yang meraih emas di Asian Games.

Asian Games 2018 sendiri masih berlangsung sampai 2 September mendatang. Tentu saja peluang untuk menambah pundi-pundi medali masih terbuka lebar bagi kontingen Indonesia.

Download aplikasi pojoksatu.id dan dapatkan hadiah menarik setiap hari

(fat/pojoksatu)