Fahri Hamzah Ramal Jokowi dan Prabowo Kalah, Poros Ketiga Menang, Seperti Amien Rais

POJOKSATU.id, JAKARTA – Fahri Hamzah meramal pemenang Pilpres 2019 mendatang bukanlah Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto.

Malah, ia memprediksi kedua nama itu akan sama-sama merasakan kekalahan.

Sebaliknya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memprediksi pemenangnya berasal dari kekuatan poros ketiga.

SBY: Demokrat Bisa Usung Jokowi, Prabowo atau Bentuk Poros Ketiga

Menurutnya, poros ketiga itu akan memiliki kekuatan yang tak terduga yang juga tak disangka-sangka oleh dua kekuatan yang sudah ada.

Demikian hemat Fahri saat ditanya peluang poros ketiga di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

“Poros ketiga ini dianggap paling berpeluang karena dianggap jadi jalan tengah,” katanya.

SBY Ajukan Syarat ke Jokowi atau Prabowo, Pokoknya AHY Harus jadi Cawapres, Titik!

Ia lalu mencontohkan bahwa sejarah mencatat pernah ada kekuatan poros tengah.

Padahal, jelasnya, poros tengah itu hanyalah kelompok kecl tapi bisa mengkonsolidasi kelompok besar.

“Karena waktu itu diangap ada konflik yang begitu besar antara kubunya Pak Habibie dengan Kubu Bu Mega,” ujar Fahri.

TGB Dukung Jokowi Pendukungnya Girang Bukan Kepalang “Anti TGB dan Jokowi 100 Persen”

Saat ini, sambungnya, kondisi yang hampir sama sedang terjadi dan memunculkan konflik keras.

“Kubunya Pak Prabowo dan kubu Pak Jokowi,” ucapnya.

Wakil Ketua DPR RI itu menambahkan, Prabowo sendiri pernah dirayu berkali-kali agar mau menjadi cawapres Jokowi.

Kantong Jokowi Diperiksa, Nama Cak Imin 99 Persen Cawapres Jokowi

“Tapi tidak mau, akhirnya ini tetap menjadi dua sudut yang keras sekali,” bebernya.

Dengan kondisi yang sedemikian rupa, ia meyakini kelompok dari selain dua kubu itulah yang akan jadi pemenangnya.

“Maka kelompok tengah itu bisa menang. Itu dugaan saya,” tambahnya.

Mandat Pencapresan Zulkifli Hasan Bisa Berubah, jadi Cawapres Prabowo?

Fahri Hamzah Ramal Jokowi dan Prabowo Kalah, Poros Ketiga Menang, Seperti Amien Rais

POJOKSATU.id, JAKARTA – Fahri Hamzah meramal pemenang Pilpres 2019 mendatang bukanlah Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto.

Malah, ia memprediksi kedua nama itu akan sama-sama merasakan kekalahan.

Sebaliknya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memprediksi pemenangnya berasal dari kekuatan poros ketiga.

SBY: Demokrat Bisa Usung Jokowi, Prabowo atau Bentuk Poros Ketiga

Menurutnya, poros ketiga itu akan memiliki kekuatan yang tak terduga yang juga tak disangka-sangka oleh dua kekuatan yang sudah ada.

Demikian hemat Fahri saat ditanya peluang poros ketiga di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

“Poros ketiga ini dianggap paling berpeluang karena dianggap jadi jalan tengah,” katanya.

SBY Ajukan Syarat ke Jokowi atau Prabowo, Pokoknya AHY Harus jadi Cawapres, Titik!

Ia lalu mencontohkan bahwa sejarah mencatat pernah ada kekuatan poros tengah.

Padahal, jelasnya, poros tengah itu hanyalah kelompok kecl tapi bisa mengkonsolidasi kelompok besar.

“Karena waktu itu diangap ada konflik yang begitu besar antara kubunya Pak Habibie dengan Kubu Bu Mega,” ujar Fahri.

TGB Dukung Jokowi Pendukungnya Girang Bukan Kepalang “Anti TGB dan Jokowi 100 Persen”

Saat ini, sambungnya, kondisi yang hampir sama sedang terjadi dan memunculkan konflik keras.

“Kubunya Pak Prabowo dan kubu Pak Jokowi,” ucapnya.

Wakil Ketua DPR RI itu menambahkan, Prabowo sendiri pernah dirayu berkali-kali agar mau menjadi cawapres Jokowi.

Kantong Jokowi Diperiksa, Nama Cak Imin 99 Persen Cawapres Jokowi

“Tapi tidak mau, akhirnya ini tetap menjadi dua sudut yang keras sekali,” bebernya.

Dengan kondisi yang sedemikian rupa, ia meyakini kelompok dari selain dua kubu itulah yang akan jadi pemenangnya.

“Maka kelompok tengah itu bisa menang. Itu dugaan saya,” tambahnya.

Mandat Pencapresan Zulkifli Hasan Bisa Berubah, jadi Cawapres Prabowo?