Enam Negara yang Melarang Peredaran Obat PCC, Termasuk Uni Eropa dan Indonesia

Beritating Enam Negara yang Melarang Peredaran Obat PCC, Termasuk Uni Eropa dan Indonesia ditampilkan lebih awal di Pojok Satu. | by Pojok Satu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Obat PCC (Paracetamol, Caffein, Carisoprodol) yang membikin geger Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ternyata sejatinya sudah dilarang peredarannya di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Pasalnya, campuran bahan kimia yang tekandung di dalam obat PCC bisa menyebabkan kecanduan akut dan gangguan susunan saraf otak.

Dalam pemakaian berlebih dan tanpa pangawasan dokter, PCC akan menyebabkan kecanduan dan bahaya lainnya kepada penggunanya.

Korban Obat PCC di Kendari jadi 86 Orang dan Bisa Bertambah!

Nah, karena pengaruh dan efeknya yang begitu kuat itu pula, obat PCC kemudian dilarang atau ditarik dari peredarannya.

Korban diduga obat PCC yang menyerupai narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

Korban diduga obat PCC yang menyerupai narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

Bahkan, Uni Eropa melaui Lembaga Obat-obatan Eropa sendiri sudah lebih dulu mengeluarkan rekomendasi kepada seluruh negara-negara anggotanya menangguhkan izin edarnya.

Apa Itu Obat PCC yang Bikin Pelajar Kendari jadi Zombie dalam Setengah Jam?

Lihat dan Bandingkan, Video Pengguna Narkoba Flaka di Luar Negeri dengan Kendari. Sama!

Sementara, Amerika Serikat sejak 2011 lalu sudah mengeluarkan keputusan bahwa Carisoprodol masuk ke dalam golongan IV Undang-Undang Obat-Obatan Terkendali (CSA).

Berikut enam negara yang melarang peredaran obat PCC, termasuk Indonesia:

Beritating Enam Negara yang Melarang Peredaran Obat PCC, Termasuk Uni Eropa dan Indonesia ditampilkan lebih awal di Pojok Satu.