Bule Diperkosa, Pelaku Sange Lihat Korban Tidur Telanjang

POJOKSATU.id, BALI – Kasus bule diperkosa kembali terjadi di Bali. Kali ini korbannya bule Norwegia yang juga pelajar sekolah penerbangan berinisial PCNS (22).

Bule cantik yang tinggal sementara di Be Home Luxury Vila Banjar Langui nomor 300 Desa Ungasan Kuta Selatan, Badung, Bali menjadi korban nafsu seorang housekeeper, Putu Ajus Novan Arya Sutawinaya (30).

Pelaku mengaku nekat memperkosa korban karena merasa diberi pelaung. Pasalnya korban tidur bugil saat pelaku memperbaiki shower di kamar bule cantik tersebut.

Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi. Laporan korban diterima dengan nomor LP-B/250/IX/2018/Bali/Resta Dps/Sek Kutsel pada tanggal 12 September 2018.

Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus warga Jalan Pulau Batanta Denpasar itu. Pelaku ditangkap di tempatnya bekerja yang merupakan TKP pemerkosaan.

Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Kuta Selatan hari itu juga.

BACA: 4 Turis Cantik Diperkosa Rusak Citra Pariwisata Indonesia

Dari keterangan korban , kejadian bermula pada Jumat (10/9). Saat itu korban bersama rekannya ATO (23) check in di TKP.

Kemudian pada Sabtu (11/9) keduanya pergi ke Omnia Pecatu, lalu ke Singgle Pin Pecatu, dan tiba di Vila pukul 22.00. Bersama rekan lainnya korban berenang di kolam sambil minum-minum.

Kemudian korban naik ke kamarnya di lantai II untuk mandi air hangat. Lantaran tidak bisa menggunakan shower air hangatnya, korban meminta bantuan ke pelaku untuk menghidupkannya. Saat itu korban sudah selesai mandi dan masuk ke kamar tidurnya.

“Korban pun langsung tidur. Saat itu dalam kondisi telanjang bulat. Beberapa saat kemudian korban terbangun dengan tubuh sudah ditindih oleh pelaku,” kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza pada Kamis (13/9).

“Pelaku diduga melakukan pemerkosaan ketika korban sedang tidur,” jelasnya.

BACA: Turis Nangis Digenjot di Pantai Kuta, Sudah 5 Bule Cantik Jadi Korban

Korban kemudian memberitahu rekannya dan diantar melapor ke Mapolsek. Pelaku dan barang bukti berupa bed cover yang ada bercak darahnya, celana dalam laki-laki dan wanita, handuk putih dan selimut.

“Pelaku telah mengakui melakukan hubungan badan dengan korban. Pelaku melakukan hubungan badan tersebut karena pengaruh alkohol dan pelaku merasa diberi peluang oleh korban untuk melakukan hubungan intim,” ungkapnya.

Pelaku kini dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

(bx/afi/yes/jpr/baliekspres/pojoksatu)