Bos Perumahan Elit di Gowa Dianiya Pakai Pacul

POJOKSULSEL.com, GOWA – Ilhan Kaya (49) yang disebut bos perumahan Elit di Kabupaten Gowa menjadi korban penganiyaan di rumahnya, Perumahan Puri Diva Istanbul, Jalan Tun Abdul Razak, Kecamatan Sombaopu.

Dia dianiaya oleh kelompok orang tak dikenal Sabtu (15/8/2018) pukul 08.00 Wita.

Menurut salah seorang tetangga korban bahwa Ilhan adalah warga negara asal Turki. Dia juga seorang pegusaha sekaligus pengembang atau developer perumahan Puri Diva Istanbul tersebut.

“Tapi dia itu biasa dipanggil mister ki kalau di perumahan,” kata warga Puri Diva Istambul yang tak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Magatas Tambunan mengatakan terkait kasus peganiayaan motifnya diduga masalah utang.  Korban dihantam pakai pacul di bagian belakang kepalanya.

“Motifnya menagih hutang dengan menggunakan kekerasan. Pelaku datang menggunakan dua unit kendaraan,” kata Tambunan.

Saat korban dan pelaku bertemu di dalam rumah, sempat terjadi cekcok di antara keduannya. Pelaku dan korban lalu keluar ke halaman rumah.

Pelaku diduga berjumlah 8 orang itu, satu di antaranya mengambil pacul lalu dihantamkan ke kepala korban.

Akibatnya, pengusaha properti dan owner pengembang Perumahan Puri Diva Istanbul mengalami luka parah di bagian belakang kepalanya.

Selain Ilhan, pembantunya yang bernama Veronika (32) juga ikut jadi korban. Usai melakukan pengeroyokan, para pelaku juga merampas handphone milik korban.

Sementara, pembantu rumah korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Gowa.

“HP korban diambil oleh pelaku karena korban sempat merekam kejadian itu. Terduga pelaku masih kita terindentifikasi,” kata Tambunan

(herman kambuna/pojoksulsel)

Bos Perumahan Elit di Gowa Dianiya Pakai Pacul

POJOKSULSEL.com, GOWA – Ilhan Kaya (49) yang disebut bos perumahan Elit di Kabupaten Gowa menjadi korban penganiyaan di rumahnya, Perumahan Puri Diva Istanbul, Jalan Tun Abdul Razak, Kecamatan Sombaopu.

Dia dianiaya oleh kelompok orang tak dikenal Sabtu (15/8/2018) pukul 08.00 Wita.

Menurut salah seorang tetangga korban bahwa Ilhan adalah warga negara asal Turki. Dia juga seorang pegusaha sekaligus pengembang atau developer perumahan Puri Diva Istanbul tersebut.

“Tapi dia itu biasa dipanggil mister ki kalau di perumahan,” kata warga Puri Diva Istambul yang tak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Magatas Tambunan mengatakan terkait kasus peganiayaan motifnya diduga masalah utang.  Korban dihantam pakai pacul di bagian belakang kepalanya.

“Motifnya menagih hutang dengan menggunakan kekerasan. Pelaku datang menggunakan dua unit kendaraan,” kata Tambunan.

Saat korban dan pelaku bertemu di dalam rumah, sempat terjadi cekcok di antara keduannya. Pelaku dan korban lalu keluar ke halaman rumah.

Pelaku diduga berjumlah 8 orang itu, satu di antaranya mengambil pacul lalu dihantamkan ke kepala korban.

Akibatnya, pengusaha properti dan owner pengembang Perumahan Puri Diva Istanbul mengalami luka parah di bagian belakang kepalanya.

Selain Ilhan, pembantunya yang bernama Veronika (32) juga ikut jadi korban. Usai melakukan pengeroyokan, para pelaku juga merampas handphone milik korban.

Sementara, pembantu rumah korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Gowa.

“HP korban diambil oleh pelaku karena korban sempat merekam kejadian itu. Terduga pelaku masih kita terindentifikasi,” kata Tambunan

(herman kambuna/pojoksulsel)