Biaya Haji Tertinggi Makassar Rp39 Juta, Terendah Aceh Rp31 Juta

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Jokowi telah menandatangni Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1439 H/2018 M, Selasa, 10 April 2018.

Dalam Keppres Nomor 7 Tahun 2018 tentang biaya Penyelenggaran Ibadah Haji Tahun 1439 H/2018 M tercantum nilai nominal BPIH untuk jamaah haji reguler di 13 embarkasi.

Selain itu, Keppres ini juga mengatur tetang besaran BPIH untuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) di 13 embarkasi.

BPIH tertinggi untuk jamaah haji yakni Embarkasi Makassar sebesar Rp 39.507.741,00. Sedangkan BPIH terendah yakni Embarkasi Aceh sebesar Rp 31.090.010,00.

Sementara BPIH tertinggi untuk TPHD yakni Embarkasi Makassar Rp 67.214.586,00 dan terendah adalah Embarkasi Aceh sebesar Rp 58.796.855,00.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Ahda Barori mengatakan, BPIH jemaah haji reguler digunakan untuk biaya penerbangan haji, sebagian biaya pemondokan di Makkah, dan biaya hidup (living cost).

Sedangkan BPIH TPHD digunakan untuk biaya penerbangan haji, biaya pemondokan di Makkah, biaya pemondokan di Madinah, biaya hidup (living cost), biaya pelayanan haji di luar negeri, dan biaya pelayanan haji di dalam negeri.

Menurut Ahda, batas akhir pelunasan BPIH akan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama. Teknis pelaksanaannya akan diatur dalam Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Dikatakan Ahda, jamaah haji reguler yang sudah membayar setoran awal sebesar Rp25 juta, harus menyetorkan selisih kekuarangannya sesuai besaran BPIH yang ditetapkan dalam Keppres Nomor 7 Tahun 2018.

“Dana tersebut disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran BPIH yang ditunjuk oleh BPKH,” kata Ahda sepeti dilansir laman Setkab, Rabu (11/4/2018).

Berikut ini daftar BPIH jemaah haji reguler per embarkasi:

biaya haji

(one/pojoksatu)