Begini Reaksi Investor Soal Ma’ruf Amin Jadi Cawapres

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tahapan jelang Pilpres 2019 sudah berlangsung dengan diumumkannya pasangan capres dan cawapres yang akan berebut kursi orang nomor satu di Indonesia.

Para pelaku pasar pun beraksi atas pengumuman tersebut. Terutama soal kehadiran KH Ma’ruf Amin sebagai pendamping Jokowi.

Dikatakan Ekonom Indef Bhima Yudhistira, sejauh ini reaksi pasar masih beragam.

Investor domestik cenderung melakukan pembelian bersih saham. Itu faktor yang buat IHSG ditutup menguat ke 6.077.

Dirinya mengatakan, pemilihan sosok Ulama dianggap bisa mendinginkan suasana Pemilu sehingga kegaduhan politik bisa direndam.

Berbeda, investor asing lebih skeptis terhadap sosok cawapres.

Sebab, Ma’ruf Amin dari sisi latar belakang dianggap kurang memahami persoalan makro ekonomi, dan kebijakan ekonomi.

“Jadi tidak ada gebrakan kebijakan ekonomi yang baru. Reaksi Ini terlihat dari penjualan bersih asing yang mencapai Rp 733 miliar dalam sepekan terakhir. Rupiah pun melemah ke 14.478,” tuturnya.

Kendati begitu, Bhima menambahkan, perlu dicatat selain isu capres cawapres ada faktor fundamental ekonomi seperti melebarnya defisit transaksi berjalan hingga 3 persen terhadap PDB.

“Dari tekanan eksternal masih cukup besar yaitu krisis di Turki bakal menjalar ke Eropa dan Negara berkembang seprti Indonesia. Kemudian perang dagang AS China memasuki babak baru stelah China memberikan respon kenaikan bea masuk produk AS,” tandasnya.

(mys/JPC/pojoksatu)