Awas, Ribuan Obat PCC Sengaja Disebar, Bahan Bakunya Didatangkan dari Luar Negeri Senilai Rp20 Miliar!

Beritating Awas, Ribuan Obat PCC Sengaja Disebar, Bahan Bakunya Didatangkan dari Luar Negeri Senilai Rp20 Miliar! ditampilkan lebih awal di Pojok Satu. | by Pojok Satu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ini bisa jadi pesan yang harus diwaspadai orangtua agar memberikan perhatian lebih kepada anak-anaknya terkait peredaran obat PCC yang menghebohkan itu.

Jika sebelumnya PCC hanya didapati di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, temuan terbaru, pil serupa ternyata sudah ditemukan di Makassar, Sulawewsi Selatan dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Yang mencengangkan, temuan pil PCC itu bukan dalam jumlah ratusan, melainkan ribuan!

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan BPOM Hendri Suwadi yang menemukan ribuan pil PCC di Mamuju dan Makassar.

Obat PCC Ternyata Biasa Dipakai PSK sebagai Obat Kuat

Diduga, ribuan pil PCC di Mamuju tersebut berasal dari Makassar.

Hendri menyebut, pihaknya pun sudah meminta pihak terkait untuk mengamankan sejumlah orang yang diduga menjadi penyebar pil yang membuat penggunanya menjadi zombie dalam hitungan menit itu.

Ribuan pil PCC ditemukan di Makassar. Foto ist

Ribuan pil PCC ditemukan di Makassar. Foto ist

“Kami sudah minta dua orang di Mamuju dan dua orang di Makassar untuk ditangkap. Karena BPOM tidak punya kewenangan untuk menangkap,” ujar Hendri pada Jawa Pos, semalam.

Bagaimana Caranya Pertolongan pada Korban Obat PCC? Ini Tahapannya

Pengakuan Pengguna Obat PCC di Kendari, Beberapa Menit Langsung jadi Zombie

Hendri menambahkan, dari hasil penyelidikannya di Kota Kendari, pihaknya mendapati korban pil PCC kini sudah berkurang dan tinggal 12 orang saja yang dirawat.

Selebihnya, para korban tersebut sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

“Kalau tersangka bandar PCC di Kendari masih dicari keberadaannya,” ungkap dia.

Beritating Awas, Ribuan Obat PCC Sengaja Disebar, Bahan Bakunya Didatangkan dari Luar Negeri Senilai Rp20 Miliar! ditampilkan lebih awal di Pojok Satu.